☔ Metode Pembelajaran Fisika Yang Menyenangkan

2 Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inquiri untuk semua topik. 3) Kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya. 4) Ciptakan masyaraka belajar (belajar dalam kelompok). 5) Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran. 6) Lakukan refleksi di akhir pertemuan. 7) Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara. 3 Pada umumnya tidak menanyakan "manakah jawaban yang benar" tetapi lebih mengutamakan penalaran yang mempertimbangkan dan membandingkan. (Winarno Surakhmad,: 98-99). D. Langkah-langkah metode diskusi. 1) Persiapan perencanaan diskusi. a) Tujuan diskusi harus jelas, agar pengarahan diskusi lebih terjamin. Selainitu, alternatif yang dianggap efektif untuk proses belajar mengajar khususnya fisika yaitu mengganti metode lama menjadi metode PAKEM. Seperti yang kita ketahui, PAKEM merupakan kepanjangan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efisien, dan Menyenangkan. Modelpembelajaran quantum learning adalah suatu strategi dan kiat belajar yang memadukan unsur seni, faktor potensi diri dan lingkungan belajar sehingga proses belajar siswa menjadi lebih meriah, menyenangkan dan bermanfaat. Quantum learning merupakan metode yang mengedepankan suasana yang nyaman, menyenangkan selama proses pembelajaran. Yukubah pandangan tersebut! Berikut ada 7 guru yang mempraktikkan metode pengajaran unik yang bisa dijadikan inspirasi. Simak yuk! 1. Membuat Peace Post Card. Saara Suaib Hanafi, seorang guru Bahasa Inggris di SMP Al-Azhar 9 Bekasi berhasil menciptakan metode mengajar unik dan inovatif. Metode tersebut disebut dengan Peace Post Card. MetodePembelajaran Paikem Membatik FISIKA merupakan salah satu pelajaran yang dianggap menakutkan bagi siswa, di samping Matematika. Namun, dengan ''Paikem Membatik'', Fisika tidak lagi menjadi momok. ''Paikem Membatik'' atau pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dengan media teknologi informasi komunikasi (TIK). MetodePembelajaran : Praktikum Definisi Praktikum Eureka Pendidikan. Partnership for 21st Century Skills (2013) sebagai salah satu acuan pendidikan menyebutkan bahwa kompetensi yang perlu ditingkatkan pada peserta didik di abad-21 meliputi materi inti, keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan teknologi informasi dan media, dan keterampilan hidup dan karier (life skill). 1PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN METODE PROBLEM-POSING SECARA BERKELOMPOK DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA Skripsi O Author: Yuliani Muljana. 15 downloads 189 Views 398KB Size. Report. DOWNLOAD PDF. Recommend Documents. MetodologiPembelajaran Fisika: Konstruktivistik & Menyenangkan (Edisi Revisi) - Oleh: Paul Suparno - Dalam praktik mengajar siswa SD sampai SMA, nampak jelas bahwa kebanyakan siswa hanya mau belajar fisika secara sungguh-sungguh bila pembelajarannya menarik dan menyenangkan. Maka ada istilah physic is fun, artinya fisika itu menyenangkan! Bila siswa senang, mereka akan belajar sendiri. cgxSir. Mungkin selama ini setiap guru memiliki permasalahan serupa, yakni kesulitan dalam menetapkan metode pembelajaran yang tepat pada peserta didiknya. Terlebih lagi, setiap siswa memiliki kepribadian dan karakteristik yang berbeda. Bisa jadi metode belajar tertentu cocok untuk siswa A, dan sebaliknya dianggap kurang menarik bagi siswa B. Untuk itulah, guru perlu memahami apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran agar tercipta proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Pengertian Metode Pembelajaran Metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan dalam mengimplementasikan rencana belajar yang telah disusun melalui kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sederhananya, metode pembelajaran merupakan alur kegiatan belajar mengajar untuk menyampaikan materi kepada siswa yang dilakukan dari awal sampai akhir. Macam-macam Metode Pembelajaran Terdapat beberapa metode pembelajaran yang telah dikembangkan oleh para ahli. Beberapa di antaranya adalah Metode ceramah Metode ceramah adalah metode pembelajaran yang paling sering digunakan, dimana guru memberikan materi kepada peserta didik secara lisan. Karena tidak menggunakan media, metode pembelajaran ini bersifat praktis dan ekonomis. Meskipun begitu, guru perlu memikirkan agar penyampaian materi bisa diterima dengan baik oleh siswa, karena penggunaan metode ceramah secara terus-menerus dapat menimbulkan kebosanan dan dikhawatirkan siswa tidak bisa menerima pembelajaran dengan maksimal. Metode diskusi Metode diskusi adalah kegiatan yang melibatkan peserta didik untuk aktif menyampaikan pendapat atau gagasan yang ada untuk bisa memecahkan sebuah permasalahan. Penerapannya biasanya membagi siswa ke beberapa kelompok untuk memecahkan sebuah persoalan secara bersama-sama. Tujuannya, selain mampu memecahkan permasalahan, siswa juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan terkait masalah yang dibahas, berani mengeluarkan pendapat, serta mengambil keputusan. Metode demonstrasi Metode demonstrasi adalah metode pembelajaran yang menggunakan kegiatan peragaan atau demonstrasi untuk memperjelas suatu teori, kejadian, atau cara kerja suatu alat. Jika pada kegiatan praktikum siswa dapat berpartisipasi dan secara langsung mencoba, pada metode demonstrasi hanya diperagakan oleh guru di hadapan peserta didik. Metode eksperimen Metode eksperimen adalah kegiatan pembelajaran dengan melibatkan peserta didik untuk mencoba atau mempraktikkan materi pembelajaran yang sedang disampaikan. Kegiatan praktikum ini umumnya dilakukan di laboratorium, sehingga setiap eksperimen yang dilakukan dapat berjalan dengan aman. Biasanya diterapkan pada mata pelajaran yang berhubungan dengan sains ilmu alam. Metode debat Metode debat adalah metode pembelajaran yang sering digunakan di mata pelajaran sosial atau humaniora sastra. Debat atau adu argumentasi dilakukan antara dua kelompok atau lebih, bisa secara perorangan atau kelompok, untuk mengemukakan pendapat atas sikap yang diambil oleh kelompok tersebut. Biasanya, kelompok dibagi menjadi pro dan kontrak terhadap sebuah permasalahan. Tujuannya, peserta didik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bicara public speaking dan mengemukakan pendapat. Metode peta konsep Metode peta konsep merupakan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan cara berpikir secara runtut. Guru secara runut menjelaskan sesuatu mulai dari akar permasalahan, proses terjadinya, hingga cara penyelesaiannya. Pembuatan peta konsep berpikir ini diharapkan dapat membantu siswa untuk memahami setiap materi pembelajaran secara konseptual, dan meningkatkan daya analisis serta berpikir kritis. Metode pembelajaran daring Metode daring atau belajar secara online dengan menggunakan komputer menjadi solusi saat kegiatan belajar tidak bisa berjalan normal seperti di situasi pandemi saat ini. Untuk bisa berjalan dengan baik, akses internet sebagai media pembelajaran harus dalam keadaan optimal. Pembelajaran biasanya dilengkapi dengan pemberian modul pembelajaran, rekaman video, serta rekaman audio. Metode blended learning Blended learning adalah metode yang menggabungkan dua model pembelajaran, yaitu pembelajaran konvensional secara tatap muka dengan pembelajaran daring berbasis teknologi komputer dan internet. Dengan menggunakan metode ini, guru dapat berinteraksi langsung dengan siswa melalui video conference, meski terdapat jarak di antara mereka. Tips Memilih Metode Pembelajaran yang Tepat agar Efektif dan Menyenangkan Untuk bisa menerapkan metode pembelajaran yang tepat, seorang guru perlu memahami materi yang akan diberikan, serta karakteristik peserta didik. Artinya, guru disarankan untuk menggunakan metode pembelajaran yang variatif, sehingga tidak terpaku pada satu jenis saja. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih metode pembelajaran. 1. Pahami materi yang ingin dijelaskan Dengan mengetahui materi yang disampaikan secara mendalam, guru dapat mengetahui jenis metode pembelajaran yang dirasa paling sesuai untuk menjelaskan materi tersebut. Untuk meningkatkan kreativitas, pelajari juga metode pembelajaran yang digunakan oleh orang lain untuk materi serupa. 2. Tentukan tujuan pembelajaran Mengetahui tujuan pembelajaran adalah hal utama untuk dapat mengetahui metode pembelajaran yang tepat. Apakah tujuan pembelajaran hanya sebatas agar siswa dapat menguasai materi tertentu? Atau terdapat tujuan lain seperti penguasaan soft skill tertentu yang diharapkan turut muncul melalui kegiatan belajar mengajar. 3. Pahami karakteristik siswa Mengetahui karakteristik siswa adalah salah satu tanggung jawab setiap pendidik. Mengenal kelebihan dan kekurangan mereka dapat membantu menentukan pendekatan yang harus diambil saat mengajar. Beberapa informasi yang juga dibutuhkan seperti mengetahui minat dan bakat siswa, kecerdasan dominan, gaya belajar yang sesuai, atau bagaimana motivasi belajar siswa. Kabar baiknya, Quipper Campus memiliki Tes Uji Potensi yang dapat dikerjakan secara online. Melalui hasil tes tersebut, guru bisa mendapatkan informasi awal mengenai karakteristik siswanya. 4. Pilih alternatif metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dan karakteristik dominan Tentu setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda. Jika mengetahui karakteristik dominan yang ada, setidaknya guru dapat menerapkan metode pembelajaran yang diharapkan dapat diterima oleh lebih banyak siswa. Meskipun begitu, guru tetap tidak boleh abai pada siswa lainnya, sehingga tetap perlu memikirkan alternatif metode pembelajaran lain untuk bisa mengakomodir kebutuhan seluruh siswa. 5. Dalam satu kali pertemuan, terapkan beberapa metode pembelajaran Mengacu pada poin sebelumnya, bisa jadi dalam satu kali kegiatan belajar mengajar, guru dapat langsung mengkombinasikan beberapa metode pembelajaran sekaligus. Misalnya, setelah memberikan gambaran umum tentang suatu materi metode ceramah, selanjutnya memberikan peragaan metode demonstrasi, dan siswa diminta untuk melakukan percobaan secara mandiri di rumah metode eksperimen. 6. Perhatikan respons siswa Ketika memberikan pengajaran, guru dituntut untuk peka terhadap respons siswa. Perhatikan, apakah siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik atau malah sebaliknya. Sikap abai siswa terhadap penjelasan guru, merupakan cerminan awal bahwa penyampaian materi tersebut tidak mampu menarik perhatian mereka. Oleh karena itu, coba terapkan jenis metode pembelajaran yang berbeda dengan sebelumnya. 7. Lakukan evaluasi Untuk mengetahui apakah tujuan pembelajaran sudah tercapai atau tidak, guru perlu memberikan evaluasi atau penilaian. Dari sini akan diketahui apakah kegiatan belajar mengajar sudah berjalan efektif atau belum. Demikian gambaran mengenai pengertian, macam-macam, dan tips memilih metode pembelajaran yang tepat. Apabila guru telah memahami hal-hal tersebut dan menerapkannya dengan baik, maka suasana yang terbangun di kelas akan menyenangkan serta materi dapat disampaikan secara efektif. Penulis Fatia QanitatEditor Tisyrin Naufalty T Fisika adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti tentang semesta dan bagaimana ia bekerja. Beberapa ilmuwan fisika yang terkenal dan berpengaruh diantaranya adalah Galileo Galilei yang disebut sebagai Bapak Fisika Modern, Albert Einstein si Genius yang menemukan persamaan E=mc2, Isaac Newton dengan penemuan terkenalnya tentang gravitasi, dan Thomas Edison yang membantu seluruh dunia menjadi terang dengan penemuan lampu pijarnya. Fisika termasuk salah satu ilmu sains yang menarik, sebab setiap muncul teori baru bukan hanya membawa jawaban melainkan juga teka-teki baru yang harus dipecahkan. Sehingga selama alam semesta masih ada, maka belajar fisika juga tak akan ada habisnya. Sayangnya, sama seperti matematika, fisika juga kerap dianggap menakutkan dan dikenal sangat sulit bagi sebagian murid karena memiliki banyak rumus serta hitungan yang kompleks. Hal ini ternyata berpengaruh dan membuat belajar fisika seolah terasa sangat berat dan seperti mustahil dilakukan. Padahal, fisika juga erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, tentu akan sangat menguntungkan jika dapat memahaminya, bukan? Ternyata, ada hal-hal yang bisa dilakukan agar belajar fisika terasa menyenangkan, lho, langsung saja simak tips-tipsnya berikut ini. 6 Tips Menyenangkan Belajar Fisika 1. Pikiran Mempengaruhi Perilaku Benarkah fisika sulit? Sebetulnya tidak juga. Sulit tidaknya suatu hal tergantung bagaimana kamu memandangnya. Sayangnya, banyak yang berpikir bahwa belajar fisika adalah hal yang rumit, tidak menyenangkan, dan bikin sakit kepala, sehingga mempelajarinya pun menjadi sulit bahkan bisa memunculkan rasa malas. Dalam rumpun Ilmu Psikologi terdapat terapi CBT atau Cognitive Behavioral Therapy yang memungkinkan merubah perilaku dengan cara memperbaiki pemikiran yang keliru. Sehingga bila mengacu pada konsep CPB ini, agar memunculkan semangat belajar fisika menjadi lebih lancar, kamu perlu menghilangkan pemikiran bahwa fisika itu tidak mudah. 2. Belajar dari Dasar Belajar ilmu pasti yang selalu terkait dengan rumus memerlukan usaha yang keras dan proses yang tidak sebentar. Sama seperti ketika bayi baru lahir, tak mungkin langsung bisa berlari, kan? Bayi akan belajar tengkurap, duduk, merangkak, berjalan perlahan, baru kemudian bisa berlari. Belajar fisika juga sebaiknya dimulai dengan mempelajari bab paling dasar terlebih dahulu agar memiliki pemahaman yang baik sehingga ketika mengerjakan persoalan yang rumit, kamu tidak kebingungan. Baca juga Fisika Kuantum 3. Pahami, Bukan Menghafal Dalam proses belajar fisika, kamu tak bisa hanya dengan menghafal rumus, misalnya rumus gaya F = m x a. Tetapi, kamu perlu juga mengerti seluk beluk rumus tersebut, bahwa gaya adalah salah satu besaran turunan dan memiliki satuan newton N, sekaligus familiar dengan istilahnya; F = gaya, m = masa benda, dan a = percepatan. Dengan mengerti suatu rumus atau materi secara menyeluruh akan membantu kamu untuk lebih memahami dan membantu ketika mengerjakan soal-soal nanti yang biasanya terdapat modifikasi. 4. Mencatat dan Membuat Rangkuman Salah satu metode yang ampuh untuk membantu memahami materi adalah dengan metode membuat rangkuman dan mencatat manual. Ketika mencatat, kamu tak hanya membaca namun juga menuliskan ulang seluruh bacaan itu ke dalam kertas. Nah, proses menulis ulang inilah yang bisa membantu kamu untuk mengingat kembali materi tersebut. 5. Perbanyak Latihan Soal Kadangkala, satu rumus bisa dimodifikasi menjadi puluhan tipe soal yang berbeda. Sayangnya ketika ujian, kita tidak bisa menebak tipe soal manakah yang akan muncul nantinya. Karena itu sangat disarankan untuk memperbanyak latihan mengerjakan soal-soal dengan tipe dan kesulitan yang berbeda-beda. Sebab semakin banyak kamu berlatih mengerjakan soal dengan tipe-tipe yang berbeda, maka kemampuan dan pemahaman kamu akan semakin meningkat. 6. Cari Referensi yang Menyenangkan Belajar yang efektif tentu saja membutuhkan sumber atau referensi yang valid. Untungnya sekarang telah banyak tersedia media online seperti Youtube dimana kamu bisa menemukan konten-konten menarik untuk belajar fisika. Namun, bila kamu lebih suka membaca, ada banyak pula judul-judul buku yang bisa kamu coba untuk dijadikan referensi belajar. Salah satunya adalah buku 100% Jawara Fisika karya Taufik Hidayat, sangat cocok untuk kamu yang sedang duduk di bangku SMA dan isinya begitu lengkap untuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional. Buku ini berisi materi dasar sampai akhir dengan penjelasan yang mudah dimengerti, contoh soalnya bervariasi, dan dilengkapi juga dengan pembahasannya. Jika kamu lebih suka belajar dengan gambar yang lucu dan menarik, bosan dengan buku teks yang penuh dengan tulisan, mungkin buku Kartun Fisika karya Larry Gonick bisa kamu coba. Buku Kartun Fisika dilengkapi dengan ilustrasi semacam komik, penjelasannya disisipi humor, dan disertai penjelasan grafis yang membuat konsep terasa lebih mudah dimengerti. Kalau kamu penasaran dengan kedua buku tersebut, kamu bisa mengunjungi laman untuk membeli buku fisiknya, atau kamu dapat membaca e-booknya secara legal di Gramedia Digital. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Proses pembelajaran selama ini masih didominasi oleh guru sehingga belum memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang secara mandiri melalui penemuan dan proses berpikir. Cara guru mengajar yang hanya satu arah teacher centered menyebabkan penumpukan informasi atau konsep saja yang kurang bermanfaat bagi siswa. Guru selalu menuntut siswa untuk belajar, tetapi tidak mengajarkan bagaimana siswa seharusnya belajar dan menyelesaikan masalah. Berlakunya kurikulum merdeka menuntut perubahan paradigma pembelajaran salah satunya adalah pembelajaran yang berpusat pada guru beralih pada siswa student centered. Tetapi, masalah lain pun muncul dikarenakan jumlah alat praktikum yang masih terbilang minim yang membuat siswa, kurang bersemangat dalam melakukan kegiatan praktikum, hal ini dikarenakan ketika melakukan praktikum harus bergantian satu teman dengan teman yang untuk mengatasi hal tersebut, maka apa yang harus kita lakukan sebagai pendidik???? Berdasarkan pengalaman pribadi, penulis mencoba menggunakan model pembelajaran dengan mengunakan media visual berupa youtube, untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, dengan asumsi siswa mampu menerima pembelajaran yang kita berikan, tetapi masih banyak siswa yang kurang memahami penjelasan melalui media visual berupa youtube dan masih kesulitan untuk mengikuti penjelasan materi melalui youtube walaupun sudah diulang dan diputar berkali-kali. Sebagai pendidik tentunya kita tahu memang latar belakang dari siswa sangat beragam dan berbeda-beda kebutuhannya. Tentunya kita harus bisa memberikan pembelajaran klasikal yang disesuaikan dengan kemampuan klasikal siswa, dimana memperhatikan kemampuan anak yang cepat dan lambat dalam menerima penjelasan materi. Lalu apa yang harus kita lakukan para sahabat pedidik...? nah sedikit saran berdasarkan pengalaman penulis sebagai pendidik di SMK Negeri 1 Sale Kabupaten Rembang yang banyak sekali halang rintangnya, yang penulis lakukan adalah menggunakan virtual lab "phet". Dengan menggunakan virtual lab "phet", dapat melakukan praktikum fisika secara virtual, sehingga para siswa dapat praktik secara mandiri maupun berkelompok. Nah dengan hal ini pendidik dapat dengan leluasa menggunakan strategi pembelajaran yang diinginkan. Pendidik dapat menggunakan berbagai model, pendekatan, metode, media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan. Misalkan ada pertanyaan "bagaimana jika menggunakan metode diskusi kelompok? Apakah tetap masih bisa berjalan?" jawabannya adalah sangat bisa. Karena dengan menggunakan virtual lab tersebut, siswa dapat leluasa mencoba berbagai macam praktikum yang ada di virtual lab tersebut. Sehingga akan menumbuhkan rasa senang siswa terhadap materi yang kita menggunakan media virtual lab tersebut, dapat sedikit membantu terutama dalam belajar Fisika dalam mata pelajaran IPAs. Jika ada solusi lain dari teman-teman pendidik sekalian dimohon untuk memberikan sarannya demi membangun pendidik dan siswa di era milenial menuju pendidikan abad 21 dan masa depan yang serba Unik Setyorini Lihat Pendidikan Selengkapnya

metode pembelajaran fisika yang menyenangkan